<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4094892495967281"
crossorigin="anonymous"></script>
..."Dari Sibingkeh, taruih ka Tapan,....Pasisia Salatan, Pasisiah Salatan...."
Begitulah bait lagu yang menggambarkan Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
Pesisir Selatan memiliki panorama alam yang cukup cantik dan
mempesona. Kawasan Mandeh misalnya, sekarang kawasaan wisata ini oleh
pemerintah pusat masuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata
Nasional (RIPPNAS) mewakili kawasan barat Indonesia.
Selain Mandeh, di Pesisir Selatan banyak terdapat objek wisata baik objek wisata alam
maupun wisata sejarah dan budaya. Ada beberapa objek wisata yang
terkenal, antara lain:
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4094892495967281"
crossorigin="anonymous"></script>
1. Pulau Setan
Pulau Setan terletak di sebelah barat Sungai Pisang dan di sebelah
timur Pulau Pasumpahan. Wisatawan dapat menuju Pulau Setan dengan
menempuh perjalanan laut dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Carocok
Tarusan. Perahu-perahu di TPI Carocok Tarusan siap mengantarkan menuju
Pulau Setan dengan tarif pergi pulang (PP) Rp 20.000/orang. Dengan ombak
yang kecil, wisatawan dapat berenang di sekitar tepi laut. Jika tidak
ingin berenang, mengelilingi pulau juga menjadi salah satu pilihan
kegiatan yang dapat dilakukan.
2. Pantai Carocok Painan
Pantai Carocok terletak di Ibu Kota Kabupaten Pesisir Selatan, yaitu Painan Kecamatan IV Jurai, adalah wisata pantai yang banyak di kunjungi wisata lokal maupun luar daerah. Memiliki jarak tempuh sekitar 77 kilometer dari Kota Padang dan ditempuh
dalam waktu dua jam. Di Pantai Carocok Painan memiliki jembatan yang
menghubungkan dengan Pulau Batu Kareta. Wisatawan dapat menyeberang
dengan berjalan kaki.
Tidak jauh dari Pulau Batu Kareta, wisatawan dapat menyeberang ke Pulau
Cingkuak menggunakan perahu. Biaya yang dibutuhkan adalah Rp
20.000/orang untuk pergi dan pulang. Di Pulau Cingkuak, wisatawan dapat
menikmati berbagai wahana olahraga air seperti banana boat, jetski,
donat boat, dan berbagai variasi bentuk perahu karet. Harga yang
ditawarkan untuk mencoba mencoba wahana air cukup bervariasi mulai dari
Rp 20.000-Rp 150.000.
3. Bukit Langkisau
Tidak jauh dari Pantai Carocok, terdapat sebuah bukit kecil yang bernama Bukit Langkisau. Di atas bukit ini tersuguh panorama alam yang indah, pengunjung dapat menikmati suguhan pemandangan pantai, laut yang biru dan keindahan kota Painan dari ketinggian. Bukit langkisau bukan sekedar untuk menikmati panorama, Para penggemar olahraga paralayang sering menjadikan bukit ini sebagai lokasi mereka "terbang".
4. Jembatan Akar
Jembatan Akar Bayang ini terletak di Kampung Pulut-Pulut, Kecamatan IV
Nagari Bayang Utara. Ditempuh dari Painan, objek wisata unik ini
berjarak sekitar 24 kilometer. Jika ditempuh dari Kota Padang, wisatawan
dapat menemukan jembatan akar ini setelah menempuh perjalanan sekitar
65 kilometer. Jembatan akar ini terbentuk dari akar-akar pohon beringin
yang saling melilit sehingga membentuk jembatan.
Jembatan Akar
Bayang merupakan jembatan penghubung antara Kampung Puluik-Puluik dan
Kampung Lubuk Silau. Di bawah jembatan akar, mengalir deras Sungai
Bayang. Jalinan akar-akar pohon beringin yang membentuk jembatan ini
dipercaya sudah ada sejak tahun 1916. Untuk memasuki obyek wisata
Jembatan Akar Bayang ini, wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000.
5. Air Terjun Bayang Sani
Terletak sekitar tiga kilometer sebelum Jembatan Akar Bayang,
wisatawan dapat menemukan sebuah pertigaan yang menuju obyek wisata Air
Terjun Bayang Sani. Wisatawan dapat gemericik empat aliran air terjun
yang mengalir deras sepanjang waktu. Air Terjun Bayang Sani memiliki
tinggi sekitar 80 meter dan merupakan salah satu air terjun terbesar di
Sumatera Barat.
Wisatawan dapat menikmati aliran air terjun yang jernih. Terdapat
toilet dan ruang ganti di dekat lokasi air terjun. Jika perut lapar,
wisatawan tak perlu takut karena terdapat warung yang menjajakan makanan
dan minuman ringan. Sambil menikmati santapan yang tersedia dari
warung-warung, jika beruntung wisatawan dapat melihat monyet-monyet yang
melompat di tengah rimbun pepohonan. Harga tiket masuk untuk masuk ke
obyek wisata Air Terjun Bayang Sani adalah Rp 5.000.
6. Puncak Mandeh
Tiba di Puncak Bukit Mandeh, wisatawan akan disambut dengan panorama
Teluk Mandeh dengan jajaran pulau-pulau. Warna biru laut siap menyihir
mata para wisatawan yang mengunjungi Bukit Mandeh ini. Bukit Mandeh
terletak di dekat Tempat Pelelangan Ikan Carocok Tarusan sekitar tiga
kilometer. Perjalanan dapat ditempuh menggunakan motor dan mobil.
Untuk menikmati pemandangan di Bukit Mandeh, wisatawan tidak
dikenakan biaya. Terdapat satu warung yang menjajakan makanan dan
minuman ringan. Tak perlu khawatir untuk tempat parkir kendaraan.
Terdapat tempat parkir yang cukup luas dan dapat menampung mobil dan
motor. Untuk menuju ke Puncak Bukit Mandeh, wisatawan tidak dapat
menggunakan bus karena jalan yang kecil dan berkelok.
7. Pulau Cubadak
Apa yang istimewa dengan pulau yang satu ini? Pulau Cubadak
Merupakan Tujuan Wisata Nan Asri Jauh Dari Bisingnya Kota dengan lokasi
yang sangat tersembunyi sehingga ketenangan liburan anda tidak akan
terganggu oleh hiruk pikuk berbagai macam kegiatan administrasi
sehari-hari.
Lokasinya yang berbatasan langsung dengan Samudera
Hindia yang luas menciptakan hamparan pantai yang sangat elok dan
memukau mata. Pulau mungil yang terletak di pesisir selatan Sumatera
Barat tersebut memang sedang banyak digandrungi wisatawan dalam dan luar
negeri.
Letak pulau mungil ini yang berada di tengah Samudera
Hindia adalah suatu keistemewaan tersendiri. Pulau yang sangat terpencil
ini benar-benar menjanjikan ketenangan yang sangat jarang bisa Anda
temui di daerah perkotaan. Pulau Cubadak sendiri saat ini sudah
berkonsep resort wisata sehingga siapapun yang berminat dapat
mengunjungi pulau nan cantik ini.
Untuk bisa sampai di Pulau
Cubadak dari Kota Padang anda harus melakukan perjalanan ke Pantai
Carocok di daerah Painan. Dengan jarak sekitar 77 km tersebut anda akan
menghabiskan waktu sekitar 2 jam melewati berbagai pemandangan tebing
dan hutan yang menghijau dan menyegarkan mata. Pantai Carocok adalah
pintu gerbang utama untuk menuju Cubadak.
8. Pantai Batu Kalang
Pantai batu Kalang tergolong tempat yang
relative mudah untuk dikunjungi. Jalan ke lokasi Pantai Batu Kalang ini
tidak begitu banyak belokan sehingga pengunjung yang baru tidak akan
mungkin tersesat jika berencana mengunjungi Pantai Batu Kalang tersebut.
Dari Kota Padang daerah Tarusan berjarak sekitar satu jam perjalanan
dengan mengunakan kendraan bermotor sebelum memasuki daerah Painan.
Memasuki daerah Painan anda akan
menjumpai simpang tiga yang lebih dikenal dengan nama simpang Tarusan.
Jika anda dari Padang maka pilihlah arah ke kanan sesampai di simpang
tiga tersebut, tepatnya menuju Tarusan.
Pada percabangan yang ditandai dengan
semacam gardu pintu masuk yang masih dibangun, ambil arah kiri dan
melaju hingga ujung buntu jalan. Pada ujung buntu jalan inilah, akan
ditemukan pantai dengan garis pesisir yang panjang dan itulah Pantai
Batu Kalang. Dari Simpang Tarusan hingga sampai ke pantai dibutuhkan
waktu hanya sekitar 15 menit perjalanan dengan kendraan bermotor, Mobil
maupun Motor.
Banyak yang mengatakan pantai batu kalang ini mirip dengan indahnya pantai di Belitung.
8. Air Terjun Pelangai Gadang
Mungkin belum banyak yang tau tentang keindahan alam yang satu ini, Air Terjun Pelangai Gadang terletak 10 kilometer dari Balai Selasa, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, atau 3 jam dari Painan.
Keindahan alam Air Terjun Pelangai Gadang ini tidak kalah indahnya dari Air Terjun Bayang Sani yang lebih dulu terkenal. Nah, bila anda ke Pesisir Selatan, sempatkan juga menikmati keindahan Air Terjun Pelangai Gadang ini.
9. Pulau Keong / Pulau Batu Naga, Batang Kapas
Sekitar 10 Kilometer dari Painan menuju ke selatan dengan melewati jalur darat, terlihat pemandangan laut yang cukup indah dari jalan raya, salah satunya ialah pulau yang berbentuk keong.
Cangkang
keong berada di sisi Barat dan kepala keong tampak terjulur menghadap
ke arah Timur. Hampir mencium sebuah karang yang dekat dengan ujung
Bukit Pulai. Bagian kepala keong juga tampak seperti terdapat aksesoris
menyerupai antena keong. Terdapat pula karang yang tinggi yang letaknya
berada di belakang pulau. Di bagian lainnya terdapat daratan cukup
datar. Ditambah dengan pepohonan yang layaknya mata keong di kepalanya.
Pemandangannya
cantik, laut berwarna biru dan banyak pohon kelapa melambaikan daunnya,
seolah menyambut kedatangan para pengunjung pulau. Anda bisa membawa
sendiri alat snorkeling untuk bermain air dan menyaksikan keindahan bawah laut Pulau Batu Naga.
Selain karang, pasir putih juga dapat digunakan untuk berjemur atau
duduk santai. Kondisi pulau tanpa penghuni membuat wisatawan harus
membawa tenda sendiri jika ingin bermalam. Jika tidak mempunyai
persiapan bisa menyewa penginapan di sekitar pulau batu naga. Jika ingin
lebih dari penginapan dan ingin tempat istirahat yang nyaman anda bisa
chek in di hotel terdekat dengan pulau batu naga.
10. Puing-Puing Istana Kerajaan Inderapura di Muaro Sakai
Dahulu kala di Kabupaten Pesisir Selatan terdapat satu kerajaan yang bernama Inderapura. Inderapura dikenal juga sebagai Ujung Pagaruyung. Melemahnya kekuasaan
Pagaruyung selama abad ke-15, beberapa daerah pada kawasan pesisir
Minangkabau lainnya, seperti Inderagiri, Jambi, dan Inderapura dibiarkan mengurus dirinya sendiri.
Kerajaan ini pada masa jayanya meliputi wilayah pantai barat Sumatera mulai dari Padang di utara sampai Sungai Hurai di selatan. Produk terpenting Inderapura adalah lada, dan juga emas.
Bagi anda pecinta wisata sejarah, dapat langsung berkunjung ke Inderapura, Kabupaten Pesisir Selatan atau sekitar 4 jam perjalanan dari Painan.
11. Istana Mande Rubiah
Menjemput
pertanyaan awal siapa Mande Rubiah dan siapa Bundo Kandung ? Sebenarnya
dua nama dan orangnya satu, Bundo Kandung adalah nama ketika berada di
Pagaruyung dan bernama Mandeh Rubiah setelah kembali ke kampung asal Air
Pura termasuk Lunang.
Bundo
kanduang si Raja Perempuan dulu itu yang kemudian bersemayam di Lunang
dan masa tuanya berganti nama dengan nama Mande Rubiah. Nama Bundo
Kanduang di sebut dalam kaba Cindua Mato sebagai gelar dari puti Tuo. Ia
ibu kandung Dang Tuanku, tetapi juga menjadi ibu yang sempurna bagi
anak tiri Cindua Mato, Dang tuangku dan Cindua Mato, dua saudara satu
Ayah lain ibu ini tidak di beda-bedakan oleh Bundo Kandung.
Saat
Minang kabau diperintah Bundo Kandung (Salareh Pinang Masak) kerajaan
terancam kacau, kekacauan dipicu orang-orang yang dulu dipaksa mundur
oleh Adityawarman yang ingin kembali memegang tampuk kekuasaan. Mereka
diantaranya keturunan Dt.ketumanggungan dari Hulu Rawas yang kembali
menuntut hak mereka sebagai keturunan tumenggung untuk menduduki tehta
Kerajaan Minang Kabau .
Menurut
H.dukun bujang sabaleh, sutan maruhum (pemelihara tambo mande rubiah)
dapat diperoleh cerita mengapa bundo kanduang sampai kedaerah lunang
silaut. Dalam pelarian dahulu kata Mande rubiah (bundo kanduang) sudah
berada dikenagarian lunang silaut lebih kurang abad ke 13m. tetapi hal
ini tidak diketahui oleh orang banyak kerena disamping tempat yang
tersembunyi dan jauh dari orang banyak ini memeng sengaja tidak
diberitahukan oleh ahli waris bundo kanduang tersebut. Tapi baru sejak
tahun 1980 orang mulai mengetahui bahwa mande rubiah adalah keturunan
kerajaan pagaruyuang.
Nah...bagi anda yang penasaran, silahkan datang ke Nagari Lunang, Kecamatan Lunang Silaut Kabupaten Pesisir Selatan atau sekitar 5 jam perjalanan dari Painan.
12. Sako Tapan
Di Ujung Pesisir Selatan, terdapat tempat pemandian alami nan indah, tempat tersebut berada di Sako, Tapan atau sekitar 5 jam perjalanan dari Painan.
bagi anda yang ingin merasakan indahnya pemandian alami ini, silahkan berkunjung ke Sako Tapa.
Selain 12 tempat di atas, masih banyak lagi tempat-tempat yang dapat anda kunjungi di Kabupaten Pesisir Selatan, namun mungkin akan di Share pada lain kesempatan...
Happy Holiday